Kejar Akurasi, TikTok Sangga Hoaks dengan Label AI

By | Mei 11, 2024

TikTok Terapkan Label Konten AI untuk Cegah Hoaks

Jakarta – TikTok segera memperluas fitur pelabelan konten yang dihasilkan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan konten AI untuk menyebarkan hoaks.

Menurut Arab News, TikTok akan mengimplementasikan “Kredensial Konten” yang dikembangkan Adobe. Label ini menunjukkan bagaimana gambar dan video dibuat menggunakan AI. OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, juga telah mengadopsi teknologi ini.

Kecemasan para peneliti tertuju pada kemungkinan penggunaan konten AI sebagai disinformasi dalam pemilu AS mendatang. TikTok termasuk di antara 20 perusahaan teknologi yang menandatangani kesepakatan untuk melawan penyalahgunaan tersebut.

YouTube, Instagram, dan Facebook juga berencana menggunakan Kredensial Konten. Agar sistem ini efektif, pembuat alat AI dan platform distribusi konten harus menggunakan standar industri.

OpenAI akan memberikan tanda khusus pada gambar yang dihasilkan menggunakan Dall-E, misalnya. Label ini akan dikenali oleh TikTok dan diberi label sebagai konten AI.

TikTok, yang memiliki 170 juta pengguna di AS, sebelumnya telah melabel konten AI dalam aplikasinya. Kini, pelabelan tersebut diperluas hingga konten yang dibuat menggunakan AI di luar aplikasi.

“Kami juga melarang AI realistis yang tidak berlabel. Jika ditemukan, konten tersebut akan dihapus karena melanggar pedoman komunitas,” tegas Adam Presser, Kepala Operasi dan Keamanan TikTok.

Dengan langkah ini, TikTok berharap dapat mengurangi potensi penyalahgunaan konten AI dan menjaga integritas platformnya.

Artikel ini disadur dari Cegah Hoaks, TikTok Labeli Konten AI