Gapai Raih Modal Awal Rp16 Miliar, Siap Kembangkan Layanan

By | Mei 11, 2024

Platform Karier Global Gapai Raih Investasi Rp16 Miliar untuk Ekspansi

Jakarta – Gapai, sebuah platform digital yang memfasilitasi pengembangan karier tenaga kerja Indonesia secara global, telah mengantongi pendanaan awal senilai 1 juta dolar AS (Rp16 miliar). Investasi ini dipimpin oleh Wavemaker Partners dan melibatkan Antler serta Angel Investor.

Dana segar ini akan digunakan untuk menyempurnakan proses penempatan kerja luar negeri melalui platform berbasis teknologi yang komprehensif. Dengan mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan transparansi, Gapai menyasar revolusi industri penempatan pekerja migran.

Wavemaker Partners dan Antler, investor global yang berfokus pada startup tahap awal di Asia Tenggara, melihat potensi pertumbuhan Gapai dalam merevolusi penyaluran tenaga kerja antar negara. “Aplikasi Gapai mempercepat dan mempermudah proses penempatan kerja, baik bagi pencari kerja maupun perusahaan,” kata Paul Santos, Managing Partner Wavemaker Partners.

Menyikapi tingginya kasus perdagangan pekerja migran di Indonesia, Gapai berfokus pada penyaringan kandidat, wawancara, dan pelatihan untuk mempersiapkan pekerja sesuai kebutuhan pasar internasional. Dengan menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang cocok, Gapai memperlancar penempatan kerja lintas batas dengan lebih aman dan transparan.

“Kami menargetkan penempatan 70.000 pekerja Indonesia dan pengiriman 2.200 di antaranya ke luar negeri pada 2024,” ujar Radityo Susilo, CEO Gapai. Platform ini akan memperluas jangkauan ke negara-negara di Eropa, Asia-Pasifik, dan Timur Tengah.

Agung Bezharie Hadinegoro, mitra Antler Indonesia, yakin bahwa Gapai akan mengubah sektor migrasi melalui teknologi inovatif dan tata kelola yang transparan. “Indonesia memiliki potensi besar sebagai penyalur tenaga migran di kancah global,” katanya.

Dengan investasi ini, Gapai berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk meningkatkan penghasilan dan menafkahi keluarga. “Kami percaya Gapai dapat menggandakan jumlah tenaga kerja migran yang dibantu setiap tahun,” tutup Radityo.

Artikel ini disadur dari Gapai dapat suntikan dana awal Rp16 miliar untuk memperluas layanan