Pemerintah Jepang Berantas Disinformasi dengan UU Konten Berbahaya yang Diperbarui

By | Mei 14, 2024

Jepang Berlakukan Undang-Undang Anti-fitnah di Media Sosial

Parlemen Jepang telah mengesahkan undang-undang yang direvisi untuk memberantas konten fitnah pada platform media sosial seperti Facebook dan X secara efektif. Undang-undang ini bertujuan untuk memperjelas proses dan mempercepat penghapusan postingan yang merugikan.

Peraturan yang direvisi mengharuskan operator platform menunjuk perwakilan yang menerima permintaan penghapusan. Mereka juga wajib mengumumkan kriteria penghapusan kiriman. Tindakan ini dilakukan setelah kematian tragis Hana Kimura, pegulat profesional yang di-bully secara online hingga bunuh diri.

Sebelumnya, para korban fitnah sering kesulitan menemukan jalur pelaporan yang jelas dan menghadapi aturan penghapusan yang tidak transparan. Undang-undang baru ini mengatasi masalah tersebut dengan mewajibkan operator platform merespons permintaan penghapusan dalam jangka waktu tertentu.

Undang-Undang Anti-fitnah ini telah disetujui oleh Dewan Penasihat setelah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan pada bulan April. Dengan pemberlakuan satu tahun ke depan, undang-undang ini diharapkan dapat memperkuat tindakan melawan konten fitnah yang merajalela di dunia maya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *