Kecerdasan Buatan, Senjata Baru di Garis Depan Pendidikan

By | Mei 14, 2024

Jakarta – Kemendikbudristek mengungkap peran penting kecerdasan buatan (AI) dalam mengoptimalkan proses pembelajaran. Melalui layanan AI, guru dapat mempercepat proses tugas riset yang sebelumnya memakan waktu lama.

Keunggulan AI dalam pembelajaran tidak hanya efisiensi waktu, tetapi juga efektivitas. “AI dapat menjadi alat bantu dalam aspek menulis esai, mulai dari pembuatan struktur hingga pencarian informasi,” ujar Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo.

Mengingat pentingnya literasi digital di era teknologi, Kemendikbudristek mengembalikan mata pelajaran Teknologi Informatika ke dalam kurikulum mulai tingkat SMP. Langkah ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan dasar teknologi.

Namun, Anindito menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran harus dilakukan secara bijak. Guru perlu memandu siswa dalam menggunakan AI dengan tepat, bukan sekadar sebagai alat penyelesaian tugas.

Untuk mendukung pemanfaatan AI dalam pembelajaran, Kemendikbudristek menyediakan berbagai program pelatihan bagi guru. Hal ini dilakukan untuk memastikan pendidik memiliki kompetensi yang lebih unggul dalam teknologi dibandingkan murid.

“Kunci keberhasilan pemanfaatan AI adalah pada guru,” imbuh Anindito. “Kemendikbudristek mengajak seluruh pendidik untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan literasi digital mereka.”

Dengan memanfaatkan teknologi seperti AI, Kemendikbudristek berupaya meningkatkan relevansi dan adaptabilitas pendidikan Indonesia terhadap perkembangan zaman. Upaya ini bertujuan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan dengan kemampuan dan pengetahuan yang mumpuni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *