Data Lokal Memicu Terobosan AI bagi Galaxy S24, Ungkap Samsung

By | Mei 11, 2024

Samsung Tingkatkan Kecerdasan Buatan dengan Bahasa Indonesia

Jakarta – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada ponsel menjadi populer sejak awal tahun ini, khususnya setelah Samsung memperkenalkan Galaxy AI pada lini Galaxy S24.

Yang unik dari Galaxy AI adalah dukungannya terhadap 16 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Kehadiran Bahasa Indonesia dalam Galaxy AI membawa dampak signifikan, memungkinkan fitur-fitur seperti Penerjemah Langsung, Penerjemah, Bantuan Catatan, dan Bantuan Penjelajahan.

Pengembangan AI yang mendukung Bahasa Indonesia ternyata bukan sekadar penerjemahan. Junaidillah Fadlil, Kepala Tim AI Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN), menekankan bahwa AI yang efektif membutuhkan data yang berkualitas dan relevan.

“Setiap bahasa memiliki keunikan pemrosesan data. Kami menggali lebih dalam untuk memahami nuansa linguistik Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Proses pengembangan dukungan Bahasa Indonesia melibatkan proses yang rumit, seperti pengenalan ucapan otomatis, mesin terjemahan, dan teks-ke-suara. Setiap proses ini membutuhkan kumpulan data yang unik.

“Misalnya, Pengenalan Ucapan Otomatis membutuhkan rekaman suara yang beragam dengan transkripsi teks yang akurat. Bahasa yang terus berkembang juga menjadi pertimbangan. Kami mengumpulkan data slang terbaru dari media sosial,” kata Muchlisin Adi Saputra, pemimpin tim Pengenalan Ucapan Otomatis.

Dengan memahami keunikan Bahasa Indonesia dan mengumpulkan data yang komprehensif, Samsung berhasil mengembangkan Galaxy AI yang mendukung Bahasa Indonesia secara efektif. Kemajuan ini meningkatkan pengalaman pengguna dan membuka akses ke fitur-fitur AI yang lebih canggih.

Artikel ini disadur dari Samsung Ungkap Pentingnya Data Lokal dalam Pengembangan AI untuk Galaxy S24