Meta Terkena Dampak Besar: Turki Jatuhkan Denda Miliaran Dolar

By | Mei 11, 2024

Turki Denda Meta Rp595 Miliar Akibat Penyalahgunaan Platform

Jakarta – Otoritas Persaingan Usaha Turki (RK) telah menjatuhkan denda sebesar Rp595 miliar kepada Meta Platforms Inc. Denda tersebut dijatuhkan karena Meta diduga melanggar undang-undang persaingan dengan mengintegrasikan layanan pesan Threads ke dalam platform media sosial lainnya.

Penyelidikan terhadap Meta dimulai pada Desember 2023 setelah dugaan pelanggaran undang-undang persaingan atas integrasi Threads dengan Instagram. Pada Maret 2024, RK menerapkan tindakan sementara untuk melarang pertukaran data antara kedua platform tersebut.

Meskipun Meta telah menutup Threads di Turki bulan lalu, Dewan Direksi RK tetap menjatuhkan denda pada Rabu (8/5/2024). Denda tersebut juga mencakup proses kepatuhan dan investigasi terhadap aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp, serta penyelidikan terpisah terhadap Threads.

RK menilai bahwa penggabungan data dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp dapat menghambat persaingan di pasar media sosial dan iklan video online. Hal ini juga dianggap menciptakan hambatan bagi pelaku pasar baru.

Pengguna akan mendapat pemberitahuan tentang penggunaan data mereka sesuai dengan keputusan RK. Mereka juga dapat mengubah pengaturan melalui “Pusat Akun” jika diperlukan.

Sebelumnya, Meta telah dikenakan denda harian sebesar Rp 2,5 miliar sejak Januari karena gagal memberikan dokumentasi yang memadai terkait penyelidikan sebelumnya. Denda tersebut ditambah dengan denda harian sebesar Rp5 miliar pada Maret atas pemberitahuan berbagi data. Kedua pelanggaran tersebut telah berakhir pada 3 Mei 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *